Lompat ke isi utama

Berita

Pengawasan Partisipatif Bukan Hanya Kerja Bawaslu

Pengawasan Partisipatif Bukan Hanya Kerja Bawaslu

Bajawa,Bawaslu Ngada_ Bawaslu Ngada menggelar kegiatan Sosialisasi Peran dan Fungsi Kelembagaan Bawaslu dalam Pengawasan Pemilu. Kegiatan Sosialisasi ini dilaksanakan di Aula Hotel Korina – Bajawa.

Ketua Bawaslu Ngada Sebastianus Fernandez, SE menjadi pemateri dalam kegiatan sosialisasi di dampingi Anggota Bawaslu Ngada Timoteus E. Keli Sebo, S.IP dan Yohana Maria S. S. Leba, SH beserta Koordinator Sekretariat Bawaslu Ngada Videlis Dhiu, SE.

Kegiatan dihadiri oleh Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Alumni SKPP(Sekolah Kader Pengawas Partisipatif), Kesbangpol, Dinas Dukcapil, Partai Poitik dan Mahasiwa(Stiper dan Citra Bhakti).

Dalam materinya Sebastianus Fernandez, SE menjelaskan tentang apa itu fungsi dan peranan Bawaslu dalam pemilu maupun pilkada. Pengawasan pemilu memiliki beberapa strategi dalam melakukan pengawasan diantaranya strategi pra pemilu, strategi dalam tahapan pemilu dan strategi pengawasan pasca pemilu, karena hal itu Bawaslu sangat perlu mensosialisasikan diri kepada masyarakat tentang kerja-kerja Bawaslu.

Dalam sela materinya beliau mengharapkan kerjasama dari Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Partai Politik, alumni SKPP dan Mahasiswa untuk bersama-sama melakukan pemutakhiran data pemilih karena semua terlibat dalam politik sehingga per tiga bulan penyelenggara akan memperbarui daftar pemilih.

Kemudian dalam materinya beliau menjelaskan kenapa pengawasan partisipatif sangat dibutuhkan oleh Bawaslu,”keanggotaan Bawaslu sangat minim, maka dari itu Bawaslu sangat membutuhkan pengawasan partisipatif dari masyarakat,”tandasnya.

“Masyarakat sangat membutuhkan pencerahan politik, KPU dan Bawaslu hanya sebatas penyelenggara, yang sebenarnya tugas pokok dari sosialisasi politik haruslah partai politik,”tambahnya.

Kemudian beliau menjelaskan tugas inti dari Bawaslu ada 3 yaitu pencegahan, pengawasan dan penindakan.(HUMAS)