Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Ngada Peduli Gempa Flores, Salurkan Bantuan Di 3 Titik Wilayah Utara Ngada

Bawaslu Ngada Peduli Gempa Flores, Salurkan Bantuan Di 3 Titik Wilayah Utara Ngada

Bawaslu Ngada Peduli Gempa Flores, Salurkan Bantuan Di 3 Titik Wilayah Utara Ngada

Ngada, 19 Agustus 2026 - Bawaslu Kabupaten Ngada menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada masyarakat terdampak gempa M7 di wilayah Utara Ngada. Aksi donasi dilakukan pada Kamis, 19 Agustus 2026 di 3 titik: Kelurahan Benteng Tengah, Desa Kota Raja, dan Kampung Bajo di Desa Tadho, Kecamatan Riung.

Bantuan yang disalurkan berupa makanan, minuman, sayuran, popok bayi, susu, minyak telon dan minyak kayu putih, hingga tisu. Bantuan dikemas dalam puluhan dus, diangkut menggunakan 3 armada minibus, dan langsung dibagikan kepada warga terdampak setelah berkoordinasi dengan Posko Jagatnata untuk mendapatkan data posko.

Ketua Bawaslu Kabupaten Ngada, Antonius Ndiwal, S.Fil., M.Th, hadir langsung di lokasi bersama Anggota Bawaslu Kabupaten Ngada _Walterius Niku, SH dan 10 staf Bawaslu Kabupaten Ngada. Para pegawai berjibaku membantu menurunkan bantuan dan melayani para pengungsi di titik-titik pengungsian.

Di hadapan para penyintas gempa Flores wilayah Riung Ngada, Antonius menyampaikan: 

"Kami bergerak untuk kemanusiaan. Kami juga merupakan korban gempa yang sama, namun kami sadar masih lebih banyak keluarga yang pantas untuk kami bantu hari ini," kata Antonius.

Antonius juga menegaskan bahwa kehadiran Bawaslu Ngada murni atas dasar kepedulian: 

"Ini murni bantuan kemanusiaan. Kami hadir bukan mengawasi, tapi mendampingi. Kami terpanggil untuk berbagi, bukan mendata. Di mana ada posko, di situlah kami berbagi kasih," tambahnya.

Lebih lanjut Antonius menguatkan para warga: 

"Bapak mama harus kuat ya walaupun kita sejatinya tidak kuat hadapi badai ini. Kiranya badai ini cepat berlalu. Amin."

Anggota Bawaslu Kabupaten Ngada, Walterius Niku, SH, turut menyampaikan: 

"Semoga kunjungan kami hari ini bisa sedikit menghibur bapa mama dan adik-adik yang selalu dihantui bunyi dan getaran gempa."

Gempa M7 yang terjadi pada Sabtu, 15 Agustus 2026 menyebabkan banyak warga mengungsi. Dokumentasi kegiatan dilakukan sebagai bentuk solidaritas kelembagaan.

Bawaslu Ngada berharap bantuan ini dapat meringankan beban warga dan situasi di wilayah terdampak segera pulih.

1

Penulis : Antonius Ndiwal, S.Fil., M.Th

Editor : Humas Bawaslu Ngada