Lompat ke isi utama

Berita

Penandatanganan MoU Bersama STIPER FB dan STKIP CITRA BAKTI

Penandatanganan MoU Bersama STIPER FB dan STKIP CITRA BAKTI

Bajawa,Bawaslu Ngada_BAJAWA. “Dalam konteks penyelenggaraan Pemilihan Umum Serentak  yang akan digelar tanggal 14 Februari Tahun 2024 dan Pemilihan Kepala Daerah 27 November 2024, Pengawasan Partisipatif merupakan wadah kolaborasi para pihak dalam pencegahan dan pengawasan partisipatif yang mana Bawaslu Ngada mempunyai program untuk bekerja sama dengan lembaga pemerintah, lembaga pendidikan, lembaga pers, LSM serta masyarakat guna melakukan pencegahan dan pengawasan partisipatif terhadap proses pemilu di tahun 2024,”tegas Ketua Bawaslu Ngada Sebastianus Fernandez, SE dalam kegiatan penandatanganan kerja sama nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU).

Penandatanganan MoU dilaksanakan di Family Resto, Faobata, Kec. Bajawa, Selasa (08/11/2022).

Penandatanganan MoU ini dilakukan oleh Ketua Bawaslu Kabupaten Ngada Sebastianus Fernandez, SE bersama Ketua STIPER FB Dr. Nicolaus Noywuli, S.Pt, M. Si serta Ketua STKIP CITRA BAKTI Dr. Dek Ugurah Laba Laksana M.Pd yang disaksikan oleh Anggota Bawaslu Kabupaten Ngada Timoteus E. Keli Sebo, S.IP dan Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Ngada Ir. Vera Killa M. Y. Veronika serta para Wartawan media online maupun media cetak yang turut hadir pada kegiatan MoU tersebut.

Basti berharap dengan adanya MoU ini dapat membawa hasil yang baik. Keberhasilan kerja sama ini dapat menjadikan Pemilihan Umum Serentak Tahun 2024 bisa berjalan dengan baik dan benar. “Semoga pengawasan partisipatif ini dapat menghasilkan Pemilihan Umum Serentak tanggal 14 Februari 2024 dan Pemilihan Kepala Daerah tanggal 27 November 2024 yang demokratis, bermartabat dan berkualitas,”tuturnya.

Beliau menyatakan bahwa peran Pengawas Partisipatif adalah memberikan informasi awal, mencegah pelanggaran, mengawasi dan memantau serta melaporkan pelanggaran kepada Bawaslu Kabapaten Ngada.

Sementara Vera sapaan akrab Kepala Badan Kesbangpol yang terlebih dahulu memberikan sambutan menyatakan apresiasi atas penandatanganan MoU ini. Ia menambahkan sebelum sampai kepada peningkatan partisipatif masyarakat dalam pengawasan pemilu, tantangan besar yang masih dihadapi oleh Pemerintah adalah membanngun kesadaran politik masyarakat. “kesadaran masyarakat akan demokrasi nyatanya masih rendah, rendahnya kesadaran tersebut menjadi salah satu pemicu adalah minimnya pengetahuan mengenai demokrasi, pemilu dan pengawasan pemilu,”ujarnya.

Selaras dengan Kepala Badan Kesbangpol, Laba Laksana menyampaikan rasa syukur dan limpah terima kasih telah diberikan kesempatan melalui wadah formal untuk bisa berpastisipasi menyukseskan penyelenggaraan pemilu tahun 2024. “Saya berharap bahwa penandatanganan nota  kesepahaman ini tidak berhenti disini saja, namum ada aktivitas lain dan menjadi awal yang baik dan akan diundang untuk beberapa kegiatan dikemudian hari untuk bisa mendapatkan pengetahuan dan ilmu untuk membantu pelaksanaan pengawasan pemilu serentak di tahun 2024,”harapnya.

Kemudian Nicolaus menambahkan penyelenggara membutuhkan pengawas partisipatiif dan kolaborasi yang baik dengan seluruh unsur. “Saya berterima kasih kepada Bawaslu Kabupaten Ngada yang kemudian menghadirkan 2 kampus yaitu Kampus STKIP CITRA BAKTI dan STIPER FB, Bawaslu Ngada bekerjasama dengan kedua kampus untuk bisa membantu dalam proses pengawasan partisipatif,”jelasnya.(Tim Media BWS Ngada)