Pembukaan Kegiatan SKPP Tingkat Lanjut Gelombang II
|
Bajawa,Bawaslu Ngada_ Tirza Semaya Ale Banggu mengikuti kegiatan SKPP Tingkat Lanjut Gelombang II di Chevilly Resort And Camp Ciawi – Bogor yang diadakan dan disiarkan via zoom meeting oleh Bawaslu RI. Kegiatan SKPP di mulai tanggal 13 November 2021 dan selesai tanggal 19 November 2021. Kegiatan SKPP Tingkat Lanjut Gelombang II diikuti oleh 9 Provinsi sebanyak 102 orang. Tirza, adalah salah satu kader SKPP perwakilan dari Provinsi NTT yang berasal dari Kabupaten Ngada. Beliau berhasil melaju mulai dari Sekolah SKPP Tingkat Dasar kemudian dilanjutkan dengan Sekolah SKPP Tingkat Menengah dan sekarang mampu lolos hingga Sekolah SKPP Tingkat Lanjutan yang dilaksanakan di Bogor.(Senin, 15 November 2021)
Kepala Sekolah dalam kegiatan SKPP adalah Masykurudin Hafidz. Beliau merupakan Staf Ahli Bawaslu RI. Pemateri-pemateri dalam SKPP banyak melibatkan pihak luar seperti KIPP(Komite Independen Pemantau Pemilu), Direktur Lima Indonesia dan Dewan Pendiri DEEP(Democracy Electoral Empowerment Partnership) Indonesia. Dalam kegiatan tersebut banyak dilakukan diskusi dan tugas kelompok untuk peserta SKPP.
“Ada 2 kata kunci yang dimaksud dalam kader dan juga kaderisasi yaitu pertama adalah anda yang sebagai orang yang dipersiapkan oleh suatu organisasi dan yang kedua anda diminta untuk meneruskan membantu apa yang menjadi tugas pokok fungsi organisasi itu, organisasi kita adalah Bawaslu,”dalam Sambutan oleh Sekretariat Jendral Bawaslu RI Gunawan Suswantoro.
Beliau menambahkan Bawaslu harus bekerja sama dengan seluruh masyarakat dan seluruh stakeholder untuk ikut serta mengawasi pemilu. Sekarang Bawaslu merekrut langsung kader pengawasan dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas demokrasi Indonesia.
Sebelum meresmikan acara pembukaan kegiatan SKPP Tingkat Lanjut, Ketua Bawaslu RI Abhan, SH., MH, memberi pesan kepada para kader SKPP ”kalo saudara jadi caleg maka ketika kampanye jangan menyebarkan fitnah. Ketika saudara menjadi caleg maka jangan saudara menjadi caleg yang menyebar ujaran kebencian dan sebagainya,”tandasnya.
Beliau menambahkan nilai-nilai yang ada di dalam SKPP bisa digunakan dimana saja seperti misalnya jika ingin menjadi penyelenggara dan ingin menjadi peserta. SKPP dibangun karena wilayah kerja Bawaslu luas maka sangat membutuhkan partisipatif masyarakat.
Terakhir Ketua Bawaslu RI menyampaikan banyak terima kasih seluruh jajaran Bawaslu yang dari awal hingga puncak kegiatan SKPP bisa berjalan dengan lancar karena tidak mudah mengumpulkan banyak orang di tengah pandemi covid-19, namun dengan kebesrsamaan kegiatan SKPP bisa berjalan dengan lancar.
Bunyi angklung menandai peresmian pembukaan kegiatan SKPP Tingkat Lanjut dan kemudian melakukan pengalungan tanda kepesertaan kepada perwakilan SKPP Tingkat Lanjut.(HUMAS)