Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu NTT Gelar Penguatan Kelembagaan Pengawas Pemilu, Bahas Evaluasi dan Revisi UU Pemilu-Pilkada

Bawaslu NTT Gelar Penguatan Kelembagaan Pengawas Pemilu, Bahas Evaluasi dan Revisi UU Pemilu-Pilkada

Bawaslu NTT Gelar Penguatan Kelembagaan Pengawas Pemilu, Bahas Evaluasi dan Revisi UU Pemilu-Pilkada
 

Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menyelenggarakan Kegiatan Penguatan Kelembagaan Pengawas Pemilu di Sotis Hotel Boutique & Resort, Kota Kupang, Kamis (11 - 12/9/2025). Kegiatan ini menjadi forum refleksi dan evaluasi terhadap penyelenggaraan Pemilu dan Pilkada, sekaligus merumuskan masukan untuk revisi Undang-Undang Pemilu dan Pilkada yang saat ini tengah dibahas.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua Bawaslu Kabupaten Ngada Antonius Ndiwal, bersama anggota Bawaslu Kabupaten Ngada, Sebastianus Fernandez dan Walterius Niku. Acara ini dibuka langsung oleh Anggota Bawaslu Republik Indonesia, Lolly Suhenty, S.Si., M.H., yang juga menyampaikan arahan terkait pentingnya penguatan kelembagaan pengawas pemilu secara berkesinambungan.

q

Dalam pemaparannya, Lolly menekankan tiga poin utama:

Penguatan kelembagaan secara nasional, melalui refleksi bersama antara Bawaslu, legislatif, masyarakat sipil, dan mitra strategis guna memberi masukan pada revisi UU Pemilu dan Pilkada.

Khusus untuk NTT, yang menempati peringkat kelima nasional dalam Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) dengan skor 68,96. Ia menilai tingginya angka laporan pelanggaran dibanding temuan menunjukkan pendidikan pengawasan partisipatif berjalan efektif.

Evaluasi sisi positif dan ruang perbaikan, di antaranya meningkatnya kepercayaan publik terhadap Bawaslu dari 62,3% pada Januari 2023 menjadi 81,6% pada Januari 2025, serta apresiasi Mahkamah Konstitusi atas keterangan Bawaslu yang dinilai detail dan berbasis bukti.

4

Selain itu, kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber, antara lain Anggota Komisi II DPR RI dari NTT Eston Foenay, Perwakilan DKPP Dewan Rakasti, pegiat pemilu Arif Susanto, serta akademisi Rudi Rohi.

Ketua Bawaslu NTT, Nonato Da P. Sarmento, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang hadir, mulai dari kepolisian, kejaksaan, KPU, Kesbangpol, media massa (TVRI, RRI, Pos Kupang, Victory News, Kompas Perwakilan NTT), hingga pimpinan organisasi kepemudaan seperti PMRI, GMKI, HMI, dan PMII. Jajaran pejabat struktural, fungsional, serta ketua dan anggota Bawaslu kabupaten/kota juga turut berpartisipasi.

Nonato menegaskan pentingnya evaluasi dari berbagai kalangan, termasuk generasi muda, dalam memperkuat kelembagaan Bawaslu di masa mendatang. Ia juga membuka ruang tindak lanjut agar kegiatan serupa dapat diselenggarakan di tingkat kabupaten/kota.

2
2

Humas Bawaslu Ngada