Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Ngada melakukan pengawasan ketat terhadap pembukaan kotak suara di Gudang Logistik Logistik KPU - DPT BERKELANJUTAN

Bawaslu Ngada melakukan pengawasan ketat terhadap pembukaan kotak suara di  Gudang Logistik Logistik KPU - DPT BERKELANJUTAN

Bajawa,BawasluNgada_ Ketua Bawaslu Kabupaten Ngada Sebastianus Fernandez, SE selaku Ketua dan Koordinator Divisi Hubungan Antar Lembaga ( PHL ) Bawaslu Kabupaten Ngada bersama Anggota Bawaslu Ngada Yohana Maria S.S. Leba, SH selaku Koordinator Divisi hukum, Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa ( HP3S ) melakukan pengawasan melekat terhadap kegiatan pembukaan kotak suara dalam rangka pengambilan C-Daftar Hadir untuk dijadikan DPT Berkelanjutan dengan tujuan bahan penyusunan Daftar Pemilih untuk pemilihan berikutnya, yang dilakukan pada Selasa(16/03/2021) di Gudang Logistik KPU Kabupaten Ngada.

Kegiatan ini dihadiri pula pihak Kepolisian yaitu Kabag OPS(Pak Dahlan), Kasat Intel(Pak Jesy Lamahoi) dan Staf Intel(Pak Morens).

Menidaklanjuti hasil pembukaan kotak suara sebagaimana yang tercantum dalam Berita Acara Nomor:20/HK.03.BA/5309/Kpu-Kab/III/2021 tentang Pembukaan Kotak Suara untuk Pengambilan Formulir Model C.Daftar Hadir Pemilih-KWK, Model C.Daftar Hadir Pemilih Pindahan-KWK, Model C.Daftar Hadir Pemilih Tambahan-KWK dan Model C.Hasil-KWK sebagai Bahan Evaluasi Pemilihan Serentak Tahun 2020.

Ketua Bawaslu Kabupaten Ngada, Sebastianus mengatakan,” bahwa berdasarkan hasil pengawasan melekat diketahui Kegiatan Pembukaan Kotak Suara ini dilakukan oleh Pihak KPU Kabupaten Ngada dan Penetapan DPT Berkelanjutan itu sangat penting. Pengambilan Daftar Hadir ini untuk memastikan apakah orang-orang yang ada dalam C.Daftar Hadir Pilkada pada tanggal 9 Desember Tahun 2020 itu apakah orang ini bisa dikategorikan sudah meninggal, kalau memang sudah meninggal dihilangkan, lalu ada pemilih pemula ditambahkan dalam C.Daftar Hadir tersebut. KPU juga harus bekerjasama dengan Dinas Dukcapil untuk mengupdate Daftar Pemilih, Bawaslu Kabupaten Ngada mengawasi proses ini.”ujar Sebastianus.(Juliyanto)