Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Kabupaten Ngada Hadiri Launching Pilkades Serentak Tahun 2026, Ketua Bawaslu Tegaskan Komitmen Menjadi Mitra Pemerintah Daerah

Launching Pilkades

Bawaslu Kabupaten Ngada Hadiri Launching Pilkades Serentak Tahun 2026,

Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Ngada – Bawaslu Ngada menghadiri kegiatan Launching Tahapan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Kabupaten Ngada Tahun 2026 yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Ngada bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Senin (29/6/2026). Kegiatan tersebut menjadi penanda resmi dimulainya seluruh tahapan Pilkades Serentak Tahun 2026 di Kabupaten Ngada.

Bawaslu Kabupaten Ngada dihadiri oleh Ketua Bawaslu, Antonius Ndiwal, S.Fil., M.Th, bersama Anggota Bawaslu Walterius Niku, SH. Kegiatan tersebut turut dihadiri Bupati Ngada, unsur Forkopimda, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat se-Kabupaten Ngada, penjabat kepala desa, perangkat desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), panitia penyelenggara Pilkades, serta para undangan lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, Ketua Bawaslu Kabupaten Ngada Antonius Ndiwal, menyampaikan arahan kepada seluruh peserta. Pada awal penyampaiannya, ia menegaskan posisi Bawaslu dalam penyelenggaraan Pilkades.

"Perlu saya tegaskan terlebih dahulu posisi kami. Bawaslu bukan penyelenggara Pilkades. Penyelenggara Pilkades adalah Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) bersama Panitia Pilkades di desa sesuai kewenangan Pemerintah Daerah. Namun, Bawaslu hadir sebagai mitra Pemerintah Daerah untuk memberikan dukungan moril, edukasi, dan pencegahan agar Pilkades di Ngada dapat berjalan lancar, damai, jujur, dan berintegritas," ujar Antonius.

Dalam arahannya, Antonius mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama menjaga kualitas demokrasi desa melalui tiga komitmen utama.

Pertama, ia mengajak Pemerintah Daerah beserta seluruh aparatur desa menjaga marwah Pilkades dengan mengedepankan prinsip netralitas. Menurutnya, kepala desa petahana, perangkat desa, BPD, maupun Aparatur Sipil Negara (ASN) merupakan garda terdepan dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap proses demokrasi di tingkat desa.

Kedua, kepada para calon kepala desa beserta tim sukses, Antonius mengimbau agar menjunjung tinggi etika berdemokrasi dengan berkompetisi secara sehat, jujur, dan bermartabat. Ia menegaskan bahwa praktik politik uang, penyebaran informasi yang menyesatkan, maupun kampanye yang merendahkan pihak lain harus dihindari karena pemimpin yang baik lahir dari proses demokrasi yang baik.

Ketiga, ia mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Ngada untuk berpartisipasi aktif dalam menyukseskan Pilkades. Menurutnya, keberhasilan Pilkades bukan hanya menjadi tanggung jawab Pemerintah Daerah maupun panitia penyelenggara, melainkan menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat.

"Apabila terdapat hal-hal yang dirasa tidak sesuai dengan aturan atau berpotensi menimbulkan persoalan selama tahapan Pilkades berlangsung, silakan berkonsultasi atau menyampaikan informasi kepada kami di Bawaslu Kabupaten Ngada. Kami siap menjadi rumah diskusi yang aman, mulai dari proses hingga lahirnya keputusan final nantinya," tegas Antonius.

Selain menyampaikan ajakan kepada seluruh peserta, Ketua Bawaslu Kabupaten Ngada juga memaparkan sejumlah isu strategis yang perlu menjadi perhatian bersama selama pelaksanaan Pilkades Tahun 2026. Isu tersebut meliputi dinamika Daftar Pemilih Tetap (DPT), proses pencalonan, serta potensi sengketa proses akibat masih adanya ruang kosong dalam pengaturan teknis penyelenggaraan.

Ia juga mengingatkan adanya potensi intervensi yang dapat mencederai kualitas demokrasi desa, seperti praktik politik uang, pemanfaatan bantuan sosial untuk kepentingan politik, intimidasi, penyebaran isu SARA, hingga persoalan netralitas penyelenggara.

Selain itu, Antonius mengingatkan potensi sengketa hasil, seperti kemungkinan kemenangan kotak kosong, perolehan suara yang sama antarcalon, maupun gugatan terhadap proses penyelenggaraan yang berpotensi menimbulkan kekosongan jabatan kepala desa apabila tidak diantisipasi sejak awal.

Menurutnya, berbagai potensi tersebut harus dikelola melalui komunikasi yang intensif, koordinasi antarlembaga, serta kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku sehingga setiap persoalan dapat diselesaikan secara bijaksana tanpa mengganggu stabilitas masyarakat.

Menutup arahannya, Antonius mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusivitas selama seluruh tahapan Pilkades berlangsung.

"Kami di Bawaslu percaya bahwa dengan sinergi antara Pemerintah Daerah, penyelenggara, para calon, dan masyarakat, kita dapat melahirkan kepala desa terbaik untuk Kabupaten Ngada. Mari kita sukseskan bersama Pilkades Ngada Tahun 2026 dengan semangat 'Sukses Penyelenggaraan, Damai di Masyarakat'," pungkasnya.

Melalui kegiatan launching ini, seluruh pemangku kepentingan menegaskan komitmen bersama untuk menyukseskan Pilkades Serentak Tahun 2026 sebagai momentum memperkuat demokrasi di tingkat desa, melahirkan pemimpin yang berintegritas, serta menjaga persatuan dan keharmonisan masyarakat Kabupaten Ngada.

Launching Pilkades
Ketua Bawaslu Ngada Antonius Ndiwal, S.Fil., M.Th, menyampaikan arahan kepada seluruh peserta Launching Pilkades serentak bertempat di Aula Sekda Ngada

Penulis : Alexandro Eulogius Henuk Nay Nawa, SH

Editor : Maria Veronika Mogi, S.I.P.