Rakornas Persiapan Pengawasan Pemutakhiran dan Penyusunan Daftar Pemilu 2024
|
BawasluNgada_Bajawa_. Bawaslu Republik Indonesia menggelar Rapat Koordinasi Nasional(Rakornas) dalam rangka persiapan Pengawasan Pemutahiran dan Penyusunan Daftar Pemilu 2024. Kegiatan ini diikuti oleh Kordinator Divisi Pencegahan, Partisipasi masyarakat dan Hubungan Masyarakat(Humas), Badan Pengawas Pemilu Kabupaten/Kota seluruh Indonesia, 7-9 Februari 2023. Kegiatan Rakornas Pengawasan Pemutahiran dan Penyusunan Daftar Pemilih, dibuka oleh Ketua Bawaslu RI Rahmad Bagja, turut hadir anggota Bawaslu RI Loly Suhenty beserta sejumlah pejabat struktural lingkup Bawaslu RI. Rahmat Bagja, menegaskan agar seluruh jajaran pengawas pemilu memaksimalkan pengawasan pemutakhiran dan penyusunan daftar pemilih pemilu 2024. Bagja menambahkan bahwa presiden Jokowi sudah mengingatkan Pengawas pemilu saat Rapat Konsolidasi Nasional akhir tahun 2022, untuk memperhatikan secara serius masalah data pemilih, mengingat DPT menjadi soal krusial dalam setiap perhelatan pemilu. “Bilamana ditemukan ada pihak yang menghalangi-halangi pengawas pemilu dalam akses data pemilih, silahkan dilaporkan ke presiden ya pak Rahmad Bagja”katanya meniru arahan Presiden RI Joko Widodo. Kepada seluruh jajaran pengawas pemilu diminta segera membuat surat imbauan kepada KPU masing-masing sebagai bentuk pencegahan dalam menghadapi tahapan Pemutahiran Dan Penyusunan Daftar Pemilih. Jika ada yang menghalangi silakan disampaikan secara berjenjang. Pada kesempatan yang sama, Anggota Bawaslu RI, Loly Suhenti memberikan pandangan bahwa metode pengawasan coklit pada Pemilu 2024 berbeda dengan tahun sebelumnya. "Bawaslu pada pemilu 2024 mengalami keterbatasan akses data sehingga polanya saat Coklit nanti, kita langsung melakukan uji Petik dan dilanjutkan dengan analisis Data saat proses Data pemilih Sementara (DPS),"tegas Loly. Selanjutnya, beliau mengaskan bahwa “Metode pengawasan boleh berubah tapi prinsip penegakan keadilan pemilu tidak boleh berubah dalam rangka menjaga hak pilih warga,"lanjutnya.(HUMAS BWS NGD)