Perkuat Sinergi di Masa Non-Tahapan, Bawaslu dan KPU Ngada Gelar Koordinasi Kelembagaan
|
Bajawa, Badan Pengawas Pemilihan Umum Kabupaten Ngada - Bawaslu Ngada bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Ngada menggelar pertemuan koordinasi guna memperkuat sinergi kelembagaan pada masa non-tahapan pemilu.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya kedua lembaga dalam menjaga stabilitas serta kualitas demokrasi di daerah, meskipun tidak sedang berada dalam tahapan penyelenggaraan pemilu maupun pemilihan kepala daerah.
Pertemuan yang berlangsung dalam suasana terbuka dan penuh semangat kolaborasi tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan serta staf teknis dari kedua institusi. Dalam forum ini, berbagai isu strategis dibahas, mulai dari evaluasi pelaksanaan pemilu sebelumnya hingga perencanaan program kerja ke depan yang berorientasi pada peningkatan kualitas penyelenggaraan pemilu.
Perwakilan Bawaslu Kabupaten Ngada menegaskan bahwa masa non-tahapan bukan berarti berhentinya fungsi pengawasan. Sebaliknya, periode ini menjadi momentum penting untuk melakukan penguatan internal serta membangun komunikasi yang lebih intensif dengan para pemangku kepentingan. Koordinasi yang baik dengan KPU dinilai sebagai kunci dalam mencegah potensi pelanggaran sejak dini.
Sementara itu, KPU Kabupaten Ngada menekankan pentingnya menjaga dan meningkatkan sinergi yang telah terbangun, terutama dalam menghadapi tantangan ke depan yang semakin kompleks. KPU juga menyoroti pentingnya pemutakhiran data pemilih secara berkelanjutan, peningkatan literasi demokrasi masyarakat, serta optimalisasi pemanfaatan teknologi informasi dalam penyelenggaraan pemilu.
Selain itu, kedua lembaga turut membahas strategi penguatan pengawasan partisipatif dengan melibatkan masyarakat secara aktif. Edukasi publik dinilai menjadi langkah penting dalam membangun kesadaran kolektif akan pentingnya menjaga integritas pemilu. Dalam hal ini, Bawaslu Kabupaten Ngada berencana meningkatkan program sosialisasi dan pelatihan bagi kelompok masyarakat, termasuk pemuda dan organisasi kemasyarakatan.
Tidak hanya pada aspek eksternal, pertemuan ini juga menyoroti pentingnya peningkatan kapasitas sumber daya manusia di internal kedua lembaga. Pelatihan teknis, peningkatan profesionalisme, serta penguatan integritas aparatur menjadi prioritas guna memastikan kesiapan menghadapi tahapan pemilu berikutnya.
Kedua pihak sepakat bahwa hubungan kelembagaan yang harmonis, profesional, dan saling menghargai kewenangan masing-masing merupakan fondasi utama dalam menciptakan penyelenggaraan pemilu yang berkualitas. Oleh karena itu, komunikasi dan koordinasi akan terus dilakukan secara berkala, baik melalui forum formal maupun informal.
Dengan terselenggaranya pertemuan ini, diharapkan sinergi antara Bawaslu Kabupaten Ngada dan KPU Kabupaten Ngada semakin kuat dan berkelanjutan, serta mampu mendorong terwujudnya proses demokrasi yang transparan, akuntabel, dan berintegritas di Kabupaten Ngada.
Penulis: Alexandro Eulogius Henuk Nay Nawa, S.H.
Editor: Maria Veronika Mogi, S.I.P.