Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Ngada Ikuti MINGGAR Edisi XVII, Perkuat Kesiapan Pengawasan Tahapan Pemungutan dan Penghitungan Suara

Bawaslu Ngada Ikuti MINGGAR Edisi XVII, Perkuat Kesiapan Pengawasan Tahapan Pemungutan dan Penghitungan Suara

Bawaslu Ngada Ikuti MINGGAR Edisi XVII, Perkuat Kesiapan Pengawasan Tahapan Pemungutan dan Penghitungan Suara

Ngada – Bawaslu Kabupaten Ngada mengikuti kegiatan Mingguan Penanganan Pelanggaran (MINGGAR) Edisi XVII yang diselenggarakan Bawaslu Provinsi Nusa Tenggara Timur. Kegiatan berlangsung pada Rabu, 21 Oktober 2026, pukul 14.00 Wita secara daring melalui Zoom Meeting dan diikuti oleh jajaran Bawaslu kabupaten/kota se-NTT.

MINGGAR Edisi XVII mengangkat tema “Tahapan Pemungutan dan Penghitungan Suara”. Tema ini dipilih karena tahapan pemungutan dan penghitungan suara merupakan puncak dari seluruh rangkaian penyelenggaraan pemilu. Di tahap inilah suara rakyat diberikan, dihitung, dan dituangkan dalam dokumen resmi hasil pemilu. Karena itu, pengawasan yang cermat dan penanganan pelanggaran yang tepat pada tahapan ini sangat menentukan kualitas dan kredibilitas hasil pemilu.

MINGGAR sendiri merupakan forum mingguan yang digagas Bawaslu Provinsi NTT dengan semangat Informasi, Analisis, dan Tindak Lanjut. Melalui forum ini, jajaran pengawas pemilu di daerah dapat saling berbagi pengetahuan, memperdalam pemahaman regulasi, dan menyamakan langkah dalam menangani dugaan pelanggaran pada setiap tahapan pemilu. Edisi XVII ini menjadi salah satu rangkaian edisi tematik yang telah berjalan sebelumnya, mengikuti urutan tahapan pemilu.

Kegiatan difasilitasi oleh Hilario Masno, S.H., Staf P3S (Penanganan Pelanggaran, Penyelesaian Sengketa, dan Pengawasan) Bawaslu Provinsi NTT. Selaku pemantik diskusi, hadir Melpi Minalria Marpaung, ST., SH., MH., Anggota Bawaslu Provinsi NTT. Jalannya diskusi dipandu oleh moderator Oktovianus Y. Lega Laot, Staf P3S Bawaslu Kabupaten Flores Timur.

Materi utama disampaikan oleh Zakarias O. Atasoge, Anggota Bawaslu Kabupaten Flores Timur. Pemaparan materi kemudian ditanggapi oleh tiga anggota Bawaslu kabupaten yang membawa perspektif dan pengalaman dari daerahnya masing-masing, yakni:

  • Patje Jonsens B. Tari, S.E., Anggota Bawaslu Kabupaten Rote Ndao
  • Therlince L. Mau, S.Pd, Anggota Bawaslu Kabupaten Alor
  • Maria Uria Ie, S.Akun, Anggota Bawaslu Kabupaten Ende

    2

Pentingnya Tahapan Pemungutan dan Penghitungan Suara

Tahapan pemungutan dan penghitungan suara mencakup serangkaian proses di tempat pemungutan suara (TPS), mulai dari persiapan TPS, pemberian suara oleh pemilih, hingga penghitungan suara dan pengumuman hasil di TPS. Proses ini kemudian berlanjut ke rekapitulasi hasil secara berjenjang. Setiap proses memiliki aturan dan prosedur yang harus dipatuhi oleh penyelenggara, peserta pemilu, maupun pemilih. Dalam praktiknya, tahapan ini rawan menimbulkan persoalan, antara lain pemilih yang tidak terdaftar atau tidak berhak ikut memilih, ketidaksesuaian prosedur pemungutan, penggunaan hak pilih yang tidak semestinya, hingga perbedaan data hasil penghitungan suara. Kondisi ini menuntut pengawas pemilu bekerja secara teliti, mulai dari tingkat TPS hingga tingkat kabupaten/kota. Dugaan pelanggaran yang ditemukan harus segera ditindaklanjuti sesuai mekanisme penanganan pelanggaran yang berlaku, termasuk kemungkinan rekomendasi pemungutan suara ulang atau penghitungan suara ulang apabila syarat-syaratnya terpenuhi.

Penguatan Kapasitas Pengawas

Melalui MINGGAR Edisi XVII, jajaran Bawaslu kabupaten/kota se-NTT diharapkan memperoleh pemahaman yang lebih utuh mengenai aspek pengawasan dan penanganan pelanggaran pada tahapan pemungutan dan penghitungan suara. Sesi tanggapan dari para anggota Bawaslu kabupaten juga memperkaya diskusi dengan gambaran kondisi lapangan serta tantangan yang dihadapi di daerah masing-masing. Bagi Bawaslu Kabupaten Ngada, keikutsertaan dalam kegiatan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas kelembagaan dan kesiapan menghadapi tahapan pemilu yang akan datang. Pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh dari forum ini diharapkan dapat diterapkan dalam kerja pengawasan, sehingga pemilu di Kabupaten Ngada berlangsung jujur, adil, dan berintegritas.

Penulis : Alexandro Eulogius H. Nay Nawa, SH

Editor : Humas Bawaslu Ngada